Ust.H.Hari Mukti Al Bantani. M.B.A

Selasa, 12 Juli 2011

"Terapi Holistrik"

MENGENAL METODA PENYEMBUHAN HOLISTIK, edisi 1

Para pembaca yang budiman, saya postingkan informasi tentang Metoda Penyembuhan Holistik, saya browsingkan dari  internet, sekedar menambah wawasan….


Banyak orang mengira bahwa holistik diambil dari kata holy (suci) yang berarti penyembuhan holistik adalah penyembuhan supranatural. Bukan…, holistik diambil dari kata whole (menyeluruh) atau dari pandangan holisme (dari bahasa Yunani ὅλος holos, yang artinya semua, keseluruhan, total) adalah suatu pandangan bahwa semuanya di sistem alam semesta ini (sistem fisik, biologis, kimia, social, ekonomi, mental, bahasa, dll) tidak bisa ditentukan atau dijelaskan secara bagian-bagian terpisah saja, tapi dijelaskan secara keseluruhan.
Sejarah holistik dimulai sebelum istilah holism diperkenalkan oleh Jan Christiaan Smuts dalam bukunya “Holism and Evolution”. Holisme saat ini berkembang dalam istilah holistik, yang mengkombinasikan penyembuhan, seni, dan ilmu hidup. Holistik populer dengan cepat di tahun 70-an.
Saat ini, penyembuhan holistik sangat dikenal sebagai pendekatan terbaik untuk menyeimbangkan kehidupan dan kesehatan seseorang dengan cara menyatukan aspek fisik, mental, dan spiritualnya sebagai manusia yang utuh.
Para praktisi holistik mempraktekkan prinsip hidup sehat lewat menyeimbangkan tubuh, pikiran, dan roh untuk menyatu atau harmonis dengan alam.
Contoh praktis holistik adalah Socrates, yang hidup 4 abad sebelum kelahiran Kristus. Ia menganut pandangan ini dan mengajarkan bahwa kita harus memandang tubuh sebagai keseluruhan, bukannya bagian yang terpisah.
Plato juga pendukung pandangan holistik, menyarankan para dokter bahwa menghormati hubungan antara pikiran dan tubuh adalah sangat penting bagi kesehatan.
Pengobatan Allopathic atau allopathy, adalah istilah yang  diungkapkan pertama kali oleh Samuel Hahnemann, pendiri pengobatan homeopathy (salah satu disiplin ilmu holistik modern). Allopathy ditujukan pada pengobatan standar di awal abad 19 sampai sekarang, atau biasa disebut sebagai pengobatan medis konvensional, pengobatan Barat (Western medicine), biomedicine, scientific medicine, atau pengobatan modern.

CABANG PENYEMBUHAN HOLISTIK
Disiplin ilmu holistik terbagi menjadi dua, yaitu:

1. Holistik Tradisional
Suatu teknik penyembuhan yang memanfaatkan alam dengan prinsip holisme, berawal sejak ribuan tahun lalu. Biasa disebut sebagai penyembuhan/pengobatan alternatif atau pengobatan tradisional. Yang termasuk holistik tradisional adalah akupuntur, akupresur, herbal, ayurveda, uropathy, pranic healing, apitherapy, dan lain-lain. Gelar para praktisinya bermacam-macam. Ada yang disebut sebagai tabib, sin-se, dukun, dan lain-lain.
Tapi di jaman sebelum adanya aliran allopathy (medis konvensional), gelar dokter adalah milik dari para praktisi holistik tradisional ini. Gelar dokter itupun akhirnya diambil alih oleh praktisi allopathy karena kelihaian “marketing” yang mereka miliki dan menggeser paradigma masyarakat untuk lebih mempercayai allopathy dibandingkan holistik tradisional. Sebagai penggantinya, sebutan alternatif justru diberikan kepada pengobatan/penyembuhan holistik “awal” atau asli dari Tuhan ini.
.
2. Holistik Modern
Suatu teknik penyembuhan yang menggabungkan penyembuhan tradisional/kuno dengan teknologi dan sains modern yang memanfaatkan alam dengan prinsip holisme. Holistic modern berawal sekitar 200 tahun yang lalu dengan adanya homeopathy.
Yang termasuk holistik modern adalah homeopathy, osteopathy, ananopathy, psikologi hipnotis, naturopathy modern, dan sebagainya. Gelar para praktisinya bermacam-macam sesuai dengan aliran/disiplin ilmunya. Untuk homeopathy, praktisinya disebut sebagai homeopath. Osteopathy, praktisinya disebut sebagai osteopath atau DO (Doctor of Osteopathy) di belakang nama. Naturopathy, praktisinya disebut sebagai naturopathy atau DN (Doctor of Naturopathy) di belakang nama. Dari aliran/disiplin ilmu ananopathy, praktisinya disebut sebagai ananopath  atau Dt (Danton) di awal nama..
MEREBUT DAN MEMONOPOLI PENGAKUAN STANDAR PENGOBATAN DI DUNIA YANG SAH
Sekarang setelah mempelajari sejarah pengobatan di dunia, jadi tahu bahwa dulu yang disebut dengan panggilan dokter adalah para praktisi alternatif. Jadi jaman dulu, tidak ada istilah alternatif. Para praktisi pengobatan/penyembuhan tradisional-lah yang dulu memiliki gelar sebagai dokter.
Dengan kelihaian ilmu marketingnya, allopathy berhasil mengambil gelar “dokter” dari para praktisi alternatif dan “mempatenkan”-nya, meng-klaim bahwa HANYA praktisi dari aliran allopathy sajalah yang diakui/diberi gelar sebagai dokter. Lain dari allopathy berarti disebut sebagai dukun/tabib atau panggilan lainnya.
Jika Anda memperhatikan ada seseorang dengan gelar dokter dan dibelakangnya ada singkatan MD, PhD, atau Prof Dr tapi menentang ilmu allopathy dan atau memakai ilmu alternatif, itu berarti mereka adalah dari aliran holistik, bukan allopathy. Mereka yang bergelar MD mungkin dulunya adalah seorang allopath murni, tapi kemudian beralih ke holistik setelah melihat “ketidakmampuan” allopathy dalam MENYEMBUHKAN berbagai penyakit.
Contoh para dokter holistik modern berkelas internasional adalah Dr. Joseph Mercola, DO; Etienne de Harven, MD; Peter H. Duesberg, Ph.D; Charles Thomas, PhD; Dr. Stefan Lanka; Dr. Leonard Horowitz; Dr. Alan Cantwell, MD; Dr. Mohammed Al-Bayati,  Ph.D., D.A.B.T., D.A.B.V.T.; Gary Null, Ph.D; dan masih banyak lagi lainnya.






PENGOBATAN DARI TUHAN DAN PENGOBATAN DARI MANUSIA
Disiplin ilmu kesehatan ribuan tahun lalu adalah ilmu yg berasal dari Tuhan, karena diturunkan atau diilhami dari Tuhan.
Tapi tentu saja, tidak semua pengobatan tradisional berasal dari Tuhan. Ada juga yang berasal dari sumber lain, yang mungkin berasal dari manusia itu sendiri atau dari “roh/makhluk spiritual” lain.
Jika saya katakan pengobatan dari Tuhan, itu bukan berarti pengobatan yang sekedar bersifat meta-fisika atau gaib. Bukan. Pengobatan herbal, terapi tanah liat, terapi juice, pengaturan pola makan, terapi madu, terapi air, dan sebagainya adalah juga pengobatan dari Tuhan, dimana para praktisinya terilham dari alam dan Hukum Alam ciptaanNya. Jadi pengobatan jenis ini sejalan dengan kehendak dan metode Tuhan dalam menyembuhkan.
Sekarang saya harap Anda mengerti bahwa jika ada seseorang yang merendahkan, meragukan, atau menentang aliran tradisional ini, itu sama saja dengan merendahkan, meragukan, atau menentang Tuhan yang sudah “menurunkan” ilmu ini ke kita.
Lain halnya dengan allopathy, ilmu allopathy adalah ilmu dari manusia, karena JAUH LEBIH BANYAK mengandalkan metode-metode buatan manusia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar